Sigap Tangani Karhutla, BPBD Bontang Padamkan Kebakaran di Nyerakat Kiri
Titikarah.com, Bontang – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kota Bontang. Kali ini, api melahap kawasan semak belukar dan lahan gambut di Perkampungan Nyerakat Kiri, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Rabu (4/11/2026).
Berdasarkan laporan akhir penanganan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, luas lahan yang terbakar mencapai 1,55 hektare. Area yang terdampak didominasi vegetasi semak belukar serta lahan gambut.
Kepala Pelaksana BPBD Bontang, Usman, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail Abdullah, menjelaskan bahwa laporan kejadian diterima personel BPBD sekitar pukul 14.00 Wita.
Informasi tersebut diterima melalui Radio Damkar yang melaporkan adanya kebakaran lahan di kawasan Perkampungan Nyerakat Kiri. Menindaklanjuti laporan itu, personel yang berada di Markas Komando (Mako) BPBD langsung bersiap menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
“Kami mengerahkan satu unit mobil tangki untuk mendukung kebutuhan air selama pemadaman serta satu unit mobil komando guna menunjang koordinasi personel di lapangan,” terangnya.
Dengan estimasi perjalanan sekitar 30 menit, tim kemudian bergerak menuju titik kebakaran. Setibanya di lokasi, Regu II BPBD langsung melakukan upaya pemadaman agar kobaran api tidak semakin meluas dan menjangkau area lahan lainnya.
Proses pemadaman melibatkan sejumlah unsur terkait. Selain BPBD, penanganan juga didukung Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), Fire Indominco, serta Palang Merah Indonesia (PMI).
Kolaborasi lintas unsur tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan kebakaran, sekaligus memastikan proses pemadaman berjalan hingga kondisi di lokasi dapat dikendalikan.
Setelah berjibaku selama hampir tiga jam sejak laporan diterima, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 16.50 Wita.
“Sore tadi sudah padam apinya,” ucapnya.
Usai memastikan api padam, tim gabungan tidak langsung meninggalkan lokasi. Personel terlebih dahulu melakukan pengumpulan data dan informasi untuk melengkapi laporan akhir penanganan, termasuk mendata luas area yang terdampak kebakaran.
Dari hasil pendataan tersebut, diketahui total lahan yang terbakar mencapai 1,55 hektare. BPBD juga mencatat tidak terdapat kendala berarti selama proses pemadaman berlangsung sehingga seluruh rangkaian penanganan dapat dilakukan dengan lancar.
Kebakaran di kawasan Nyerakat Kiri ini menambah perhatian terhadap potensi kebakaran lahan di wilayah Bontang, terutama pada kawasan yang memiliki tutupan semak belukar dan gambut. Penanganan yang cepat serta dukungan berbagai unsur menjadi bagian penting dalam mencegah api meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.
Hingga proses penanganan berakhir, BPBD telah menyelesaikan upaya pemadaman dan pendataan di lokasi kejadian. Sementara itu, penyebab munculnya api belum dicantumkan dalam laporan akhir penanganan tersebut. (Ra)


