DPD Partai Gelora Bontang Resmi Dilantik, Targetkan Tiga Kursi di Pemilu Mendatang

Titikarah.com, Bontang – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Kota Bontang resmi dilantik untuk periode 2026–2029 dalam sebuah acara yang digelar di Cafe Halal Square, Sabtu (2/5/2026). Pelantikan ini menjadi momentum awal bagi partai untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memanaskan mesin politik menghadapi pemilu mendatang.
Dalam susunan kepengurusan yang diumumkan, Muhammad Aswar didapuk sebagai Ketua DPD Partai Gelora Bontang, didampingi Muflih Alhafidy sebagai sekretaris dan Hendyt Mugi Wijayanto sebagai bendahara. Struktur ini turut diperkuat oleh sejumlah wakil ketua yang membidangi sektor strategis, mulai dari keuangan, rekrutmen dan sosial, ekonomi dan investasi, hingga teknologi informasi.
Ketua DPD Partai Gelora Bontang, Muhammad Aswar, menegaskan bahwa partainya telah banyak belajar dari pengalaman pemilu sebelumnya. Ia menyebut, evaluasi dari kerja-kerja politik dan sosial yang telah dilakukan menjadi bekal penting dalam menyusun strategi ke depan.
“Di periode pemilu yang lalu kita sudah banyak belajar, bagaimana melakukan pendekatan ke masyarakat, kerja-kerja politik, kerja sosial, dan sebagainya. Dari situ kita bisa menakar target ke depan, insya Allah kita optimistis bisa meraih tiga kursi,” ujarnya.

Aswar menjelaskan, penguatan partai tidak hanya dilakukan dari internal, tetapi juga dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi kader baru. Menurutnya, regenerasi dan rekrutmen menjadi kunci untuk membangun partai yang solid dan kompetitif.
“Kita membuka ruang untuk kader-kader baru di luar yang sudah ada. Ini penting untuk memperkuat struktur dan menghadirkan energi baru dalam tubuh partai,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa proses rekrutmen calon legislatif potensial telah mulai dilakukan. Sasaran rekrutmen mencakup berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga tokoh agama yang dinilai memiliki kapasitas dan pengaruh di tengah masyarakat.
“Rekrutmen sudah berjalan, khususnya untuk calon legislatif potensial. Kita melihat dari berbagai elemen, baik tokoh masyarakat, pemuda, maupun tokoh agama,” katanya.
Terkait target tiga kursi, Aswar menyebut kemungkinan besar akan dibagi di tiga daerah pemilihan (dapil). Namun, ia mengakui bahwa fokus penguatan akan lebih diarahkan ke wilayah Bontang Utara sebagai basis yang dinilai memiliki potensi suara lebih besar.
“Kemungkinan dibagi tiga dapil, tapi penguatan kita di Bontang Utara. Kalau misalnya meleset di Bontang Barat, kita sudah siapkan antisipasi,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPW Partai Gelora Kalimantan Timur, Sarwono, menegaskan bahwa kepengurusan yang baru dilantik harus mampu menjaga soliditas dan bekerja secara kolektif untuk membesarkan partai di daerah, serta terus hadir di tengah masyarakat agar kepercayaan publik terhadap Partai Gelora semakin meningkat.
Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bontang yang turut hadir dalam acara tersebut menekankan pentingnya peran partai politik sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah. Ia menyebut, sinergi antara pemerintah dan partai politik menjadi kunci dalam menciptakan kebijakan yang efektif dan berpihak kepada masyarakat.
“Keberadaan partai politik adalah bagian penting dalam sistem demokrasi. Pemerintah membutuhkan dukungan serta masukan konstruktif dari seluruh partai,” ujarnya.
Ia juga mengajak Partai Gelora untuk aktif berkontribusi dalam isu-isu strategis daerah, seperti pemberdayaan UMKM dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, kedua sektor tersebut memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan stabilitas di tengah dinamika politik. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan pembangunan daerah berjalan optimal.
“Tujuan kita satu, bagaimana mewujudkan masyarakat Kota Bontang yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Menutup sambutannya, ia mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik serta berpesan agar mampu menjadi pemimpin yang hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, dan memberikan solusi nyata.
“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan komitmen untuk kemajuan Kota Bontang,” pungkasnya.



